Bandarlampung
- SMANDA Olympic 2015 berhasil membuka acaranya dengan meriah. Pembukaan yang
dilangsungkan pada hari Senin, 14 September 2015 ini bertempat di GOR Saburai,
Pahoman. Tidak hanya peserta yang hadir, namun juga siswa-siswi SMAN 2
Bandarlampung yang kompak memakai baju merah serta para guru dengan pakaian
dinas.
Acara pagi itu dibuka dengan menyanyikan
mars SMAN 2 Bandarlampung dengan khidmat oleh para guru dan siswa, dipimpin
oleh Bina Vokalia (Bivok) Smanda yang telah banyak mengukir prestasi, salah
satunya mendapat medali perak di ajang 1st Bandung International
Choir Competition sebagai wakil Lampung. Setelah itu, sambutan diberikan oleh
Haiqal Abdillah R. selaku ketua pelaksana SO 2015. Kepala Sekolah SMAN 2
Bandarlampung, Drs. Sobirin, juga memberikan sambutan dan mendapat kehormatan
untuk membuka acara dengan membunyikan sirine. Dengan berbunyinya sirine,
Smanda Olympic 2015 resmi dibuka.
Namun panitia SO 2015 tidak hanya
menyiapkan sebatas itu untuk pembukaan. Setelah peserta dibubarkan dan lapangan
kosong, muncul marching band dari
sanggar seni Gemar Himpita SMAN 2 Bandarlampung yang dipimpin oleh K.M.S
Ramadhan. Sanggar seni Gemar Himpita juga mengasimilasi budaya Indonesia ke
dalam musiknya, yaitu dengan mengolaborasikan marching band dengan kolintang. Jika biasanya marching band identik dengan modern
dance, lain halnya di SO 2015 yang menampilkan tarian daerah. Penampilan
tarian daerah dan marching band sempat diselingi oleh pembacaan puisi oleh Nada
Khalisa Bonang, juara III Lomba Baca Puisi pada FLS2N di Palembang tahun ini.
Setelah pembacaan puisi, kelompok marching band dan tarian daerah kembali
mengguncang GOR dengan musik dan tarian yang lebih meriah dibanding sebelumnya.
Alunan keyboard ikut meramaikan
suasana dengan menjadi bagian dari pengiring. Walapun pada awalnya terjadi
ketidaksesuaian tempo antara marching
band dan keyboard, namun sang
dirigen mampu menyeimbangkan temponya lagi sehingga menciptakan harmonisasi.
Sesi marching band dan tarian daerah ditutup dengan gemilang dan dihujani tepuk
tangan oleh seisi GOR Saburai.
Seolah tak mau kalah, selanjutnya giliran
panitia yang meramaikan pembukaan Smanda Olympic 2015. Musik diputar, para
panitia berlari ke tengah lapangan dan melakukan flashmob bersama-sama. Awalnya flashmob
terlihat tidak terorganisir, bahkan terlihat seorang panitia yang pingsan
di tengah lapangan. Keadaan menjadi agak kacau sejenak, tetapi berhasil
dikendalikan lagi. Seperti kata pepatah, the
show must go on. Para panitia kembali ke tengah lapangan dan membentuk
barisan. Ternyata tidak hanya panitia yang ikut dalam flashmob kali ini, tetapi juga guru, para penari daerah dan anggota
marching band yang tampil sebelumnya
juga ingin meramaikan flashmob ini.
Diiringi lagu Uptown Funk oleh Mark Ronson dan Bruno Mars, flashmob berlangsung ceria dan penuh semangat. Gedung Olah Raga
Saburai dipenuhi antusiasme para hadirin, khususnya panitia yang sedang ber-flashmob ria. Letusan confetti dari tengah barisan dengan dramatis
menutup flashmob sekaligus acara
pembukaan Smanda Olympic di tahun emasnya ini.
Menurut Ahmad Fairuz, salah satu panitia SO
2015 lomba Robotik, pembukaan SO tahun ini sudah cukup menarik. “Pembukaan
Smanda Olympic 2015 sudah cukup meriah.” ujarnya, singkat.